Label

Rabu, 06 Februari 2013

Antara Cracker dan Hacker



Beberapa hari belakangan ini, berita di media massa dalam negeri sedang dihebohkan dengan kasus peretasan situs orang nomor 1 di Indonesia. Bad news is a good news. Media massa memang sangat senang sekali membesar-besarkan berita yang sebenarnya biasa saja. Terkadang demi meningkatkan rating, media-media massa dalam negeri akan beramai-ramai dan tidak bosan-bosannya membahas berita yang itu-itu saja. Padahal ada berita lain yang lebih penting untuk diangkat ke permukaan. Bandingkan saja frekuensi berita-berita populer seperti kasus peretasan ini dengan meletusnya Gunung Rokatendan dan Gunung Lokon, sungguh sangat timpang.

Loh kok malah lari membahas media massa ya? Baiklah, kita kembali ke jalan yang benar :D. Menurut Wikipedia, hacker adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan beberapa hal dalam dunia komputasi. Awalnya hacker identik dengan mereka yang ahli dalam keamanan komputer, jagoan dalam bidang pemrogaman, dan komunitas komputasi rumahan. Namun dalam perkembangan zaman dan peran serta media massa, hacker juga identik dengan mereka-mereka yang melakukan peretasan tanpa izin ke dalam suatu sistem komputer. Di sini lah letak kesalahannya. Media massa melakukan pukul rata atau generalisasi dengan memasukkan defacer, carder, script kiddie, dkk sebagai bagian dari hacker. Mereka ini sebenarnya bukanlah hacker melainkan cracker.

Lalu apa bedanya hacker dan cracker? Perbedaan utamanya, hacker membangun sedangkan cracker merusak. Hacker yang membangun Internet. Hacker yang membuat bahasa-bahasa pemrograman seperti C, Pyhton, Ruby, PERL, PHP, dll. Hacker yang mengembangkan sistem operasi Unix, BSD, dan Linux. Hacker yang menulis program-program hebat seperti Wordpress, Joomla, Drupal, dll. Hacker tidak akan melakukan deface untuk mencari ketenaran. Hacker tidak akan membobol kartu kredit untuk mengakses situs porno. Hacker juga tidak pernah menyebut dirinya hacker. Hacker itu mendapatkan pengakuan dari komunitas.

Di Indonesia ada beberapa komunitas hacker yang dapat menjadi panutan untuk anak muda yang ingin menjadi hacker. Mereka ini adalah para pengembang sistem operasi yang bersifat free/open source software. Komunitas-komunitas ini sangat terbuka dengan mereka yang antusias untuk belajar tentang komputer dan pengembangan perangkat lunak. Jadi kalau mau benar-benar jadi hacker, silakan bergabung menjadi pengembang di proyek Kuliax, BlankOn, atau IGN. Berani?

0 komentar:

Posting Komentar