Label

Minggu, 03 Februari 2013

Gila, Virus Yang Satu Ini Nguras Uang Nasabah Sampai Rp. 450 Miliar!

Mungkin bagi sebagian orang virus saat ini bukan lagi menjadi ancaman yang cukup serius. Pasalnya banyak antivirus sakti yang menawarkan jasanya untuk memberantas virus yang datang sampai ke akarnya. Mungkin juga bagi kita nih para pekerja kantoran dan Mahasiswa, Virus menjadi salah satu problematika yang paling sering kita hadapi dengan serius dan hat-hati. Bagaimana tidak? Jika misalnya flashdisk kita terserang virus, pastinya hasil pekerjaan atau tugas kita menjadi hilang dan tidak bisa dirunning. Aghh bukankah hal itu sangat menyebalkan? Tapi itu tidak sebanding dengan virus yang satu ini sob. Ternyata ada virus yang sangat berbahaya loh. Pasalnya virus ini telah menguras uang para nasabah bank!


Click image for larger version. 

Name: 50d28bd2a5682135597563420121207_virus-eurograbber.jpg 
Views: 12 
Size: 31.7 KB 
ID: 59855

Virus yang berbahaya tersebut adalah Virus Euro. Tidak tanggung-tanggung nih sob, virus ini telah menguras uang para nasabah bukan cuma satu bank tapi beberapa bank loh. Angka yang dicuri pun tidak sedikit dan akhirnya mencapai Rp. 450 Miliar loh. Wih hampir setengah triliun sob, bayangkan bisa membeli apa kita dengan uang sebanyak itu ya? Virus Euro ini dikabarkan telah mencuri uang dari rekening para nasabah dari beberapa bank di Eropa. Nama lengkap virus tersebut adalah Eurograbber, dan termasuk dalam kategori virus jahat trojan horse yang sudah kita kenal sangat berbahaya ini. Lalu mengapa virus ini dinamakan Eurograbber? Ada yang tau sob kenapa dinamakan seperti itu?

Yap sesuai namanya Eurograbber sob, Virus ini telah mengambil uang para nasabah dalam jumlah Euro bukan dollar. Wah aneh juga ya virus kok bisa milih-milih seperti itu? Bukan milih-milih ni sob, ini dikarenakan memang Euro adalah mata uang internasional di Eropa, dan bank di Eropa memang menyimpan uang para nasabah dengan mata uang Euro. Kabarnya nih sob, virus Eurograbber ini telah diidentifikasi oleh perusahaan keamanan perangkat lunak Versafe dan Check Point Software Technologies. Menurut penelitian, Eurograbber telah merampok uang sebesar 36 juta Euro atau sekitar Rp 450 miliar, dari sekitar 30.000 rekening bank di seluruh Eropa! Eurograbber merupakan varian baru dari trojan horse Zeus, sebuah program jahat yang mampu memantau transaksi perbankan secara online, dari komputer pribadi maupun dari perangkat mobile (Android dan BlackBerry).

Click image for larger version. 

Name: 50d28bd6eb8341355975638eurograbber-image_451-300x245.png 
Views: 22 
Size: 78.1 KB 
ID: 59856

Click image for larger version. 

Name: 50d28bde8ed9a1355975646eurograbberstats.png 
Views: 10 
Size: 11.7 KB 
ID: 59858

Dari data yang dirilis Versafe dan Check Point Software Technologies, korban terbesar Eurograbber berasal dari Italia dengan jumlah perangkat yang terinfeksi mencapai 11.893 (39%), dan uang yang dicuri mencapai 16.384.612 Euro.Riset Versafe dan Check Point Software Technologies: Jumlah uang yang dicuri virus Eurograbber, dan perangkat yang terinfeksi di Eropa Jumlah perangkat yang terinfeksi di Spanyol cukup besar yaitu 11.352 perangkat (38%), uang yang dicuri 5.872.635 Euro. Sementara perangkat di Jerman yang terinfeksi 6.130 perangkat (20%) dan uang tercuri 12.863.109 Euro. Sejauh ini, korban paling sedikit adalah Belanda, dengan perangkat terinfeksi 940 (3%) dan uang yang dicuri 1.172.889 Euro.

Click image for larger version. 

Name: 50d28be23474c1355975650eurograbberstats.jpg 
Views: 10 
Size: 65.2 KB 
ID: 59859

Nah bagi kalian nih yang sekiranya ada akun bank di Eropa sana, lebih baik berwaspada terhadap serangan virus yang satu ini. Karena bisa jadi kalianlah yang menjadi targetnya. Untungnya nih sob negara kita tidak terkena serangan virus ini. Yah semoga saja tidak kena ya. Karena Eropa negara yang kita kenal dengan teknologi yang maju saja bisa terkena serangan ini. Bagaimana kalau kita kena ya? Hii, jangan sampe deh ya, bisa-bisa uang hasil gaji kita belum akhir bulan sudah habis, nasib-nasib.

Sumber

0 komentar:

Posting Komentar